Destiny


Pagi menjelang siang  Dhina sudah berada di sekolah dengan santainya dia berjalan menuju kelasnya yg kebetulan tidak jauh dari tempat dia memarkirkan motornya.” Dhin,kok baru datang jam segini ,tumben byasanya pagiaan,kata Tiara teman sekelas Dhina.” ya nich mba,sengaja males aja datengnya ga pagian kan ga belajar jga beberapa hari ini jadi ya nyatai az kali,hehehe,”.Setelah bercerita sedikit dengan Tiara walpun hanya sebentar.Tak sengaja Dhina melihat seseorang yang pernah dia kenal,namun ditepisnya setelah melihat itu.Setelah melihatnya Dhina pun tak memikirkan lagi semuwa perasaanya yg pernah ada.Sampai-sampai dia melamun,ternyata Rama berada di sampingnya sejak lama memamndangi sang pacar.”Hello,Dhin ngpaen sich ngelamun siang-siang gini,eeem atau jngan lagi mikirin syapa tuch,ketahuan ayo,canda Rama.”Icch syapa yg ngelamun sich ,q az lagi mikirin gmana konsep bazar besok,khan q kena pengurus jadi harus ikut mikir juga.”,dengan nada kesal Dhina menjawab.Dia memang ga suka kalau lagi ngelamun di gangguiin ,ap lagi sang pacar emang rada jail.

Setelah mendengar penjelasan pacarnya Rama pun tak mempersalahkan n menanyaan kembali dengan Dhina,dia tahu jika bertanya lagi mungkin Dhina ngga akan jawab pertanyaan itu kembali.Rama pun mengajak Dhina pergi ke kantin .Lalu tak beberapa berselang,datang teman-teman Rama untuk memberitahukan kepada Rama ,bahwa mereka akan rapat kelas.Rama pun meninggalkan Dhina sendirian di Kantin.Walpun begitu Dhina anak yg mudahh bergaul ,dia berteman dengan semuwa org.

Hari itu memang  sangat panas sekali,suhu mungkin mencapai anatara 38-40 derajat,namun tak menyurutkan semngata anak SMA 2 untuk merayakan ultah sekolahnya.Ternyata hari itu adalah ada acara Temu Sahabat untuk kelas IIX.Sebelumnya memang lomba-lomba sudah diadakan besoknya adalah acara puncak.

”Dhin ,ga ikutan nich kta pada mau temu sahabat sama kakak kelas ?,Rama mana perasaan bareng kamu dech?,ikut yoch sama-sama,kata Tiara.” emang pada udah rame ya,oouch tadi Rama sama temannya ga tau kemana katanya sich pada rapat gtu,kyanya nanti az dech,q gie malas nich,panas bgt sumpah,Palangka oh Palangka Kota Cantik,ahhahahah,kata Dhina.

Awalnya Dhina memang berencana pergi berdua dengan pacarnya namun keinginan itu terpaksa di handel dlu,karana sang pacar lagi sibuk.” Dhin,kayanya q ga bisa nemenin ya maaf bgt bukan q ga mau,tapi q ga enak am ank kelas nich,sama Desty aj bisa kan,yaya dach cxank loof u,kata Rama.Dengan berat hati pun Dhina pergi hanya berdua dengan Desty.

walpun begitu Dhina tetap senang karena bagi Dhina tanpa Rama juga dia bisa kok.Ya awalnya Dhina tak mempermasalahkan ,namun setelah melihat beberapa pasang kakak kelas,n adik kelas bersama pacarnya Dhina pun merasa sedikit jeaulos.Namun dia berusaha untuk mehilangkan perasaan yg ada dibenaknya kala itu.Setelah melewati beberapa kelas.Akhirnya Dhina sampay di kelas itu.

To be continue

: gw lagi ga da inspirasi nich susah dibuatx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s